Skip to Content

Prolog

Perjalanan membangun sebuah yayasan sering kali berawal dari kepekaan terhadap realitas sosial dan dorongan kuat untuk menghadirkan perubahan. Begitu pula dengan lahirnya Yayasan Cahaya Hati Angelina Sondakh, yang tumbuh dari refleksi mendalam tentang tantangan yang dihadapi perempuan Indonesia serta keyakinan bahwa setiap perempuan memiliki potensi besar yang layak diberi ruang untuk berkembang.

Lika-liku perjalanan kehidupan telah memberi warna tersendiri bagi Angelina Sondakh. Peran sebagai single parent pasca kepergian Adjie Massaid, dinamika suka dan duka yang menyertainya, hingga proses pendewasaan spiritual yang ia jalani, semuanya membentuk cara pandang baru tentang makna hidup, cinta, dan pengabdian. Dari perjalanan panjang itu tumbuh tekad untuk menghadirkan diri kembali sebagai manusia yang lebih utuh: penuh cinta, doa, dan kepedulian.


Pertemuan serta diskusi dengan berbagai komunitas memperlihatkan satu kenyataan penting: masih banyak perempuan Indonesia yang belum berdaya. Berbagai faktor, pendidikan, kondisi sosial ekonomi, psikologis, politik, hingga budaya, membatasi ruang tumbuh perempuan untuk berkembang dan berperan secara maksimal. Realitas inilah yang mengetuk hati dan mendorong lahirnya sebuah komitmen baru. Dari sinilah lahirnya Yayasan Cahaya Hati Angelina Sondakh, untuk mengambil peran secara aktif dan produktif dalam upaya memberi kontribusi positif bagi pembangunan kaum perempuan indonesia seutuhnya, membangun masa depan perempuan yang lebih baik adalah impian kita semua.


Tentang Kami

Yayasan Cahaya Hati adalah Organisasi nirlaba yang didedikasikan semata-mata untuk memberdayakan kaum perempuan di Indonesia. Dilahirkan dari sebuah keprihatinan sekaligus harapan, agar kaum perempuan di Indonesia bisa lebih mandiri, lebih berdaya, lebih sejahtera, dan dapat berperan secara signifikan baik untuk keluarga, masyarakat dan bangsa tanpa meninggalkan kodratnya sebagai perempuan.


Globalisasi dan universalisasi semakin kuat diberbagai sektor kehidupan, telah melahirkan berbagai bentuk ancaman sebagai sekaligus sebagai kesempatan yang semakin kompleks dimana dimensi ruang dan waktu terasa lebih sempit. Sudah arang tentu dalam kehidupan modern kita tidak bisa menghindari selain menghadapinya sebagai sebuah keniscayaan, dalam konteks ini kaum perempuan indonesia mau dan mampu meningkatkan kapasitas serta kapabilitas dalam menggali dan potensi yang dimiliki sehingga memiliki keunggulan komparatif. 


Bersinergi baik antar kaum perempuan sendiri maupun dengan pemangku kepentingan lain adalah jalan yang harus ditempuh agar kaum perempuan di Indonesia dapat berkembang secara maksimal dan lebih berdaya guna. Oleh sebab itu, penguatan kebersamaan, menyatukan kompetensi individual yang dimiliki serta bekerja bersama-sama untuk saling memberdayakan satu sama lain adalah konsep dasar yang akan dikembangkan oleh yayasan ini. 


Menyadari dinamika dan tantangan yang terus berkembang, Yayasan Cahaya Hati merumuskan visi dan misi sebagai pijakan strategis. Inilah arah yang menuntun setiap inisiatif agar tetap relevan, terukur, dan bermakna.


VISI

Mewujudkan perempuan Indonesia yang lebih mandiri, berdayaguna, dan lebih sejahtera baik untuk keluarga, masyarakat, bangsa maupun negara.

 


Misi

 Meningkat kualitas mental & spiritual kaum perempuan melalui pendekatan keagamaan




 Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perempuan baik dibidang ekonomi, sosial, pendidikan, budaya maupun keagamaan.



Meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan baik secara kolektif maupun individu melalui pendidikan formal atau informal


 

Meningkatkan sinergitas antar kaum perempuan Indonesia dengan menumbuhkan kerjasama Positif baik secara individu maupun kelembagaan dengan berbagai pemangku kepentingan.